Bawaslu Kab. Bandung bersama Panwascam Menyosialisasi Anti Politik Uang

Administrator | Rabu, 11 November 2020 - 07:14:21 WIB
Bawaslu Kab. Bandung bersama Panwascam Menyosialisasi Anti Politik Uang

Kab. Bandung (8/11) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung bersama Panwaslu Kecamatan menyosialisasi anti politik uang kepada masyarakat jelang Pilkada Kabupaten Bandung Tahun 2020.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran Pilkada, mengedukasi masyarakat yang masih kurang akan informasi tentang penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Bandung, serta mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam mengawasi dan melaporkan apabila terjadi pelanggaran.

Sebagaimana yang diatur dalam UU No.10 Tahun 2016 Pasal 187A ayat (1), "Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi Pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 milyar". Pidana yang sama juga diterapkan kepada pemilih yang terlibat dalam politik uang atau yang menerima uang, ini diatur dalam Pasal 187A ayat (2), "Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1)".

Lokasi yang menjadi tempat sosialisasi adalah pasar minggu yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Pasar Minggu yang dipilih oleh Bawaslu Kabupaten Bandung adalah pasar minggu yang berada di Kecamatan Pangalengan, Ciwidey, Margaasih, Cangkuang, Rancaekek, Cileunyi, Cangkuang, Baleendah, Kertasari, dan Majalaya.