DEKLARASI PEMILU 2019 DAMAI, BAWASLU KABUPATEN BANDUNG AJAK SANTRI TOLAK BERITA HOAX

Administrator | Senin, 08 April 2019 - 12:16:05 WIB
DEKLARASI PEMILU 2019 DAMAI, BAWASLU KABUPATEN BANDUNG AJAK SANTRI TOLAK BERITA HOAX

SOREANG - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung - Puluhan Perwakilan Santri disetiap pesantren di Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawas Partisipatif yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bandung pada Rabu (25/2/2019).

"Santri harus ikut serta dalam pengawasan terutama ketika dihadapkan pada berita bohong atau hoax, karena hoax itu jika disebarkan akan menjadi fitnah dan seorang yang memfitnah dalam Islam disamakan dengan seorang Pembunuh". Ujar Hedi Ardia dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara tersebut. (Rabu, 25/02/19)

Kegiatan Sosialisasi Pengawas Partisipatif ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yaitu Drs. KH. Yayan Hasuna Hudaya, M.M.Pd, dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan bagaimana pentingnya kepemimpinan dalam Islam terhadap santri. Islam yang mula-mula muncul dan berkembang serta masalah pertama yang dihadapkan adalah persoalan kepemimpinan.

"Setelah Nabi Muhammad wafat, Nabi tidak segera langsung dimakamkan karena para sahabat tengah bermusyawarah untuk menentukan pengganti kepemimpinan Nabi" Ujar KH. Yayan Hasuna dalam sambutannya.

Selanjutnya dia menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan artinya sangat diharuskan dalam Islam, begitupun tentang Pemilihan Umum kali ini yang bertujuan untuk memilih Pemimpin. Oleh karena itu, santri harus berperan aktif dalam memilih pemimpin dan sekaligus secara partisipatif mengawasi jalannya penyelenggaraan pemilu ini.

Dalam acara tersebut juga para santri diarahkan untuk mengawasi berbagai pelanggaran pemilu baik itu berita hoax ataupun Money Politics yang biasanya terjadi ketika dalam penyelenggaran pemilu. Maka disini Santri harus memiliki perannya sebagai seorang yang mempelajari Agama Islam. Apalagi isu-isu seperti politisasi sara bahkan jika ada peserta pemilu yang mengadakan kampanye di tempat Ibadah santri harus siap untuk melaporkan hal tersebut.