Kunjungi Kantor Paslon, Bawaslu Kab. Bandung Jelaskan Penanganan Pelanggaran Protokol Covid-19

Administrator | Minggu, 04 Oktober 2020 - 07:07:09 WIB
Kunjungi Kantor Paslon, Bawaslu Kab. Bandung Jelaskan Penanganan Pelanggaran Protokol Covid-19

Soreang - Sabtu (3/10/20) Bawaslu Kabupaten Bandung menghadiri undangan KPU Kabupaten Bandung untuk mengunjungi kantor sekretariat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung terkait approval specimen serta sosialisasi juknis KPU no 465 tentang pedoman teknis pelaksanaan kampanye.
.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Koordiv Hukum, Humas, Data dan Informasi Ari Hariyanto. Selain di hadiri oleh KPU dan Bawaslu, rombongan kunjungan kerja dihadiri pula oleh Kapolresta Bandung, Dandim 0624 Kab.Bandung, Kepala Kejari Kab.Bandung, Sekda Kab.Bandung selaku Desk Pilkada dan Gugus Tugas Covid-19, Kepala Kesbangpol Kab.Bandung serta Kepala Satpol PP Kab.Bandung.
.
Kegiatan dimulai pukul 8.30 WIB, start dari kantor KPU Kab.Bandung. Tujuan pertama yaitu pasangan calon nomor urut 1 berlokasi di Soreang, lanjut ke pasangan calon nomor 2 di Rancaekek, dan terakhir berlokasi di Baleendah untuk pasangan calon nomor 3.
.
Bawaslu kemudian memberikan penjelasan terkait SE Bawaslu Nomor 577/K.Bawaslu/PM.06.00/IX/2020 terkait petunjuk pelaksanaan penanganan pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19.
.
Kemudian ada beberapa poin lanjutan mengenai kampanye yang Bawaslu bahas:
1. Membuat STTP Kampanye dan sudah mendapat izin dari pihak Kepolisian.
2. Agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan massa tidak lebih dari 50 orang, jika melanggar maka akan dilayangkan surat peringatan tertulis yang akan diberikan oleh pengawas yg berada di lokasi kampanye. Apabila dalam watu 1 jam tidak diindahkan, maka Pengawas akan membubarkan kampanye tersebut.
3. Agar segera menyerahkan data tim sukses hingga kecamatan dan juga akun medsos kampanye.
4. Tertib dalam pelaporan laporan dana kampanye.
5. Anggota dewan yang ikut kampanye harus memiliki izin cuti
6. Serta Tidak menggunakan fasilitas negara.