Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Bandung Ajak Pemuda Perkuat Peran dalam Demokrasi

BANDUNG — Demokrasi tidak hanya membutuhkan partisipasi masyarakat dalam momentum pemilu, tetapi juga keterlibatan generasi muda dalam berbagai ruang kehidupan publik. Melihat besarnya potensi tersebut, Bawaslu Kabupaten Bandung bersama DPD KNPI Kabupaten Bandung membangun ruang dialog mengenai peran pemuda dalam memperkuat demokrasi, Kamis (17/9).

Dialog tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Kahpiana, serta Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung, Asep Ridwan. Pertemuan menjadi ruang bertukar gagasan mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda sekaligus peluang mereka untuk mengambil bagian dalam kehidupan demokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kahpiana menekankan bahwa menjadi pemuda di tengah perubahan zaman membutuhkan bekal yang lebih luas. Kemampuan, pengetahuan, serta keberanian untuk mengambil peran menjadi modal penting agar generasi muda mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang.

Menurutnya, ruang kontribusi pemuda dalam kehidupan demokrasi terbuka cukup luas. Pemuda tidak hanya dapat berperan sebagai pemilih, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam organisasi, komunitas, maupun ruang kepemimpinan.

Fenomena semakin banyaknya kalangan muda yang mengambil peran dalam kepemimpinan organisasi dan partai politik juga menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kehidupan publik terus berkembang.

Keterlibatan pemuda dalam demokrasi pada akhirnya tidak berhenti pada kehadiran dalam setiap momentum politik. Gagasan, kemampuan membangun dialog, serta keberanian menyampaikan pandangan menjadi bagian dari kontribusi yang dapat diberikan generasi muda di ruang publik.

Karena itu, Bawaslu Kabupaten Bandung mendorong agar pemuda memiliki kesadaran untuk mengambil peran sesuai kapasitasnya. Kehadiran generasi muda diperlukan untuk menghadirkan perspektif dan gagasan baru dalam kehidupan demokrasi.

Melalui dialog bersama DPD KNPI Kabupaten Bandung, Bawaslu Kabupaten Bandung turut membuka ruang bagi pemuda untuk melihat demokrasi bukan sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari, melainkan sebagai ruang yang dapat mereka isi dengan gagasan dan tindakan.

Pemuda bukan sekadar generasi penerus. Mereka adalah bagian dari masyarakat hari ini yang memiliki ruang untuk ikut menentukan arah dan memberi warna dalam kehidupan demokrasi.