Bawaslu Kabupaten Bandung Hadiri FGD Persiapan Pemilu 2029 Yang Diselenggarakan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat
|
SOREANG — Bawaslu Provinsi Jawa Barat bersama Bawaslu Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Persiapan Pemilu Tahun 2029 yang diselenggarakan oleh Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat di Grand Sunshine Resort & Convention Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (13/05).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Bandung dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2029. Agenda ini melibatkan seluruh unsur penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah guna membahas berbagai aspek strategis kepemiluan ke depan.
FGD dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Zacky Muhammad Zam Zam, jajaran KPU dan Bawaslu Kabupaten Bandung, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, serta forkopimpda Kabupaten Bandung.
Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029. Pembahasan meliputi pendidikan pemilih berkelanjutan, penguatan sistem informasi dan tata kelola penyelenggaraan pemilu, evaluasi pengawasan pemilu sebelumnya, hingga implikasi regulasi dan dinamika kepemiluan ke depan, termasuk wacana perubahan daerah pemilihan (dapil).
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi antar pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi kelembagaan antara DPRD, KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2029 perlu dilakukan sejak dini melalui penguatan pengawasan partisipatif, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor.
Diharapkan seluruh pihak dapat membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi tantangan kepemiluan mendatang sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.